Cara Follow Up Customer Lewat Telepon Yang Baik dan Benar

Cara Follow Up Customer Lewat Telepon Yang Baik dan Benar

Salah satu tantangan yang paling besar yang sebaiknya dihadapi oleh seorang tenaga penjual yaitu membuat janji atau appointment untuk bertemu dengan pelanggan prospektifnya. Namun, menelepon calon pelanggan maupun pelanggan dalam membuat  janji bertemu merupakan  satu tahap yang kerap dilakukan tanpa persiapan oleh para tenaga penjual.

Menawarkan sebuah produk atau jasa melalui telepon bukan pekerjaan yang mudah. Pekerjaan yang pada umumnya dilakukan oleh telemarketing ini tidak mudah dilakukan. Apabila orang yang Anda hubungi mungkin tidak berkenan, Anda sebaiknya siap ditolak mentah-mentah. Terlebih lagi apabila yang Anda hubungi yaitu orang baru  yang masih statusnya calon pelanggan.  Memang, berkomunikasi melalui telepon dengan seseorang yang telah menjadi pelanggan jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan calon pelanggan. Akan tetapi apabila mengetahui triknya, Anda bisa mendapatkan formula tepat untuk menarik pelanggan baru. Berikut ini cara follow up customer lewat telepon.

Cara Follow Up Customer Lewat Telepon

Mengkonversi visitor untuk dijadikan pembeli memerlukan suatu usaha serta teknik tersendiri. Banyak cara yang telah dipakai oleh para marketing, misalnya saja follow up. Salah satu kelebihan dari follow up yaitu membangun suatu hubungan dengan calon pelanggan. Follow up yang pada umumnya dipakai yaitu dengan melalui sms, telpon ataupun lewat email. Sebelum melakukan follow up terdapat  berbagai macam persiapan yang sebaiknya dilakukan oleh para marketer.  Diantaranya yaitu dengan mengetahui secara spesifik tentang apa yang diperlukan oleh potensial pelanggan serta poin apa yang akan dipakai dan selanjutnya ditawarkan pada mereka.

Bicara Yang Baik

Biarkan customer Anda tau siapa Anda dan bagaimana Anda menghubungi mereka. Sebaiknya anda jangan ragu untuk mengucapkan salam pembukaan melalui telepon. Pakailah nada yang semangat, hangat serta percaya diri. Jika anda bicara dengan ragu-ragu hanya akan menjadikan lawan bicara tidak sabar dan bisa menutup telepon. Pada saat kita bisa berkomunikasi dengan baik.  Lalu bisa dimungkinkan konsumen merespon serta membeli produk atau jasa yang kita tawarkan jadi lebih besar. Sebaliknya, apabila kita tidak bisa berkomunikasi yang baik, maka konsumen bisa merasa ragu-ragu untuk merespon atau membeli produk serta jasa yang telah ditawarkan.

Hal yang baik pada saat Anda menyebutkan tentang percakapan sebelumnya. Ini dapat membantu customer potensial mengidentifikasi Anda dari bermacam-macam penawaran telah masuk pada mereka. Pastikan juga pelanggan potensial Anda tau jika Anda menyesuaikan solusi terbaik untuk mereka.

Dengarkan dengan baik kebutuhan konsumen dan berusaha untuk memahaminya

Berbicara dinilai lebih mudah jika dibandingkan mendengar. Pada saat mendengar konsumen kita berbicara, kita sebaiknya harus bisa berkonsentrasi penuh untuk menangkap suatu kebutuhannya. Namun salah satu hal yang penting pada pemasaran yang dilakukan yaitu dengan lewat telepon yaitu bisa mengerti dengan jelas apa kebutuhan dari konsumen.

Kebutuhan konsumen juga bisa diketahdei ngan jelas pada saat kita mau menyediakan waktu dalam berkonsentrasi penuh saat mendengarkanapa yang dibicarakannya.  Pada waktu kita sedikit saja tidak berkonsentrasi untuk mendengarkan pembicaraan konsumen, kita tidak akan mengerti kebutuhannya dan pada akhirnya tidak akan dapat menjelaskan dengan baik tentang produk dan jasa yang kita tawarkan. Sebab kita tidak mengetahui apa kebutuhan mendasar dari para konsumen tersebut.  Anda perlu menyiapakan catatan supaya mencatat keperluan konsumen supaya memudahkan anda untuk melakukan follow up yang berikutnya. Lakukan urutan follow up seperti  berikut ini, telepon – email – telepon (guna memastikan keputusan yang paling akhir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *